SEJARAH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI (TELEPON)

   

TELEPON


Telepon Kuno jenis GAA 2472

    Pengertian telepon yang dikutip dari wikipedia adalah pesawat yang menggunakan listrik serta kawat, yang digunakan sebagai media/alat bercakap -cakap antara dua orang yang berjauhan. Definisi lainnya mengenai pengertian telepon adalah alat komunikasi yang digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan suara (khususnya pesan dalam bentuk percakapan).

    Seiring dengan berkembangan teknologi, sekarang ini telepon sudah dikembangkan menjadi telepon genggam. Telepon genggam atau yang lebih kita kenal sebagai handphone merupakan suatu perangkap telekomunikasi elektronik yang memiliki kemampuan dasar sama dengan telepon konvensional.

    Tetapi yang membedakannya adalah ponsel ini dapat dibawa kemana saja (portable). Serta tidak perlu untuk disambungkan dengan menggunakan jaringan telepon yang memakai kabel (nirkabel, wireless).

Sumber : https://www.yuksinau.id/pengertian-telepon/#Sejarah_Telepon



Sejarah Telepon


    Telepon adalah pesawat dengan listrik dan kawat, untuk bercakap-cakap antara dua orang yang berjauhan tempatnya. Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya.

    Sebagian dari Anda mungkin sering mendengar informasi bahwa tokoh penemu telepon adalah Alexander Graham Bell. Padahal sebenarnya orang yang berjasa dalam ditemukannya telepon adalah Antonio Meucci, seorang pria berkebangsaan Italia. Jadi apa sebenarnya peranan Alexander Graham Bell hingga bisa dikatakan sebagai penemu telepon?


Antonio Meucci

    Perlu Anda ketahui bahwa para sejarawan sebenarnya sudah memperdebatkan tentang siapa yang pertama kali menemukan telepon. Terdapat enam tokoh populer yang diperdebatkan, yaitu Antonio MeucciAlexander Graham BellJohan Philipp ReisThomas Alfa EdisonZenos Wilber, dan Elisha Grey. Masing-masing tokoh tersebut mengklaim bahwa dirinyalah yang pertama kali memiliki konsep telepon. Kemudian pada tahun 1870-an, para sejarawan sepakat bahwa Bell adalah penemunya.


Alexander Graham Bell

    Namun ternyata setelah dilakukan penelusuran mendalam, diketahui bahwa ada dugaan plagiarisme karya Meucci oleh Bell. Akhirnya Kongres Amerika Serikat pada tahun 2002 menetapkan bahwa Meucci adalah tokoh penemu konsep telepon yang pertama kali. Namun sayang, Meucci sudah meninggal pada 1889 dan tidak sempat merayakan kemenangannya.

    Meski Bell bukanlah yang pertama mengemukakan konsep telepon, tapi ia tetap merupakan tokoh penting dalam teknologi telepon. Karena, berkat pengembangan yang dilakukannya yang membuat telepon bisa terwujud dalam bentuk fisik melalui karya pertamanya yang bernama Liquid Transmitter

 Liquid Transmitter

    Liquid Transmitter
merupakan wujud telepon pertama di dunia dan menjadi fenomenal. Setelahnya, telepon terus dikembangkan, baik dari segi bentuk, teknologi, hingga fungsinya. 
Masih menerapkan sistem yang sangat sederhana, alat ini menggunakan kawat yang dipertemukan dengan air yang bersifat konduktor dan asam. Keduanya menghasilkan tegangan yang dapat mengirimkan percakapan antara dua telepon.

 Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Telepon



Perkembangan awal telepon


  • 1871, Antonio Meucci mematenkan penemuannya yang disebut sound Telegraph. Penemuannya ini memungkinkan adanya komunikasi dalam bentuk suara antara dua orang dengan menggunakan perantara kabel.  
  • 1875, Perusahaan telekomunikasi The Bell mendapatkan hak paten atas penemuan Meucci yang disebut transmitters and Receivers for Electric Telegraphs. Sistem ini menggunakan getaran multiple baja untuk memberikan jeda pada sirkuit.
  • 1876, Perusahaan Bell mematenkan Improvement in TelegraphyPenemuan baru ini bisa digunakan untuk mentransmisikan suara secara telegraph dan menjadi awal pengembangannya.
  • 1877, The Charles Williams Shop merupakan tempat di mana telepon pertama kali dibuat dengan pengawasan Watson, yang selanjutnya menjadi departemen riset dan pengembangan dari perusahaan telekomunikasi tersebut. Alexander Graham Bell terus memantau produktivitas perusahaan tersebut sehingga pada akhir tahun sebanyak tiga ratus telepon dapat digunakan. Perusahaan Bell juga telah mematenkan telepon electro-magnetic yang menggunakan magnet permanen, diafragma besi, dan dering panggilan.
  • 1878, Papan pengganti secara manual ditemukan sehingga memungkinkan banyak telepon terhubung melalui sebuah saluran pertukaran di bawah kepemimpinan Theodore N. Vail, perusahaan Bell mempunyai 10.000 telepon yang dapat digunakan.
  • 1880, Sirkuit metalic pertama dipasang. Sirkuit ini merupakan perbaharuan dari sirkuit one-wire menjadi two-wireTelepon sistem one –wire dan two-wire adalah jenis telepon engkol yang tidak memiliki papan tombol melainkan ketika pengguna ingin berkomunikasi harus memutar tuas pada telepon. Perbaharuan ini membantu mengurangi gangguan yang sering kali dirasakan dengan penggunaan jalur one-wireKetika pengguna memutar tuas, bel yang ada di pusat komunikasi akan berbunyi dan operator akan menanyakan nomor tujuan. Setelah nomor tujuan diberikan, operator akan mencoba menghubungi nomor tersebut, ketika nomor tujuan dapat dihubungi. Maka dengan begitu operator akan menghubungkan telepon menggunakan papan switch.
  • 1891, Telepon dengan nomor dial pertama kali digunakan. Telepon akan bekerja secara otomatis menghubungkan penelepon ke operator dengan cara menekan nomor dial berdasarkan instruksi. Pada masa ini telepon juga sudah menggunakan tombol yang dapat diputarkan, urutan nomor pada papan tombolnya berbentuk melingkar dari angka 1 sampai 0.


  • 1915, Telepon dengan sistem wireless pertama kali digunakan. Sistem ini memudahkan pengguna telepon untuk saling berhubungan lintas negara. Namun, kabel tersebut tidak hanya bisa mengirim dan menerima panggilan suara melainkan bisa digunakan juga untuk mengirim data secara virtual. Telepon juga tidak lagi memerlukan kabel untuk bisa terhubung, melainkan telepon genggam seperti smartphone sekarang sudah menggunakan sistem wireless.

Sumber : https://demokratis.co.id/sejarah-perkembangan-telepon/



Awal telepon sebagai alat komersial


  • 1940, Telepon mobile pertama kali digunakan secara komersial. Inovasi ini sebelumnya digunakan sebagai alat bantu perang untuk membidik tembakan dan meningkatkan kualitas radar. Selesai perang, ratusan telepon dipasang dengan menggunakan sistem ini. Microwave radio dipasang untuk hubungan jarak jauh.

  • 1959, Telepon Princess pertama kali diperkenalkan.

  • 1963, Telepon dengan tombol bersuara diluncurkan.

  • 1971, Perusahaan telekomunikasi mandiri diizinkan untuk mengembangkan sistem komunikasi yang dikembangkan untuk bisnis. Berjuta-juta saluran telepon telah digunakan masyarakat.

  • 1983, Judge Harold Greene dengan sukses mengungguli perusahaan Bell yang sebelumnya telah dicabut hak monopolinya.

  • 1899, AT&T atau The American Telephone and Telegraph Company telah mandapatkan asset dan mendapatkan hak paten dari perusahaan American Bell. AT&T didirikan tahun 1885 sebagai pemilik keseluruhan subsidi dari American Bell yang bertugas mendirikan dan mengoperasikan jaringan telepon jarak jauh.

  • 1913, Amplifirers elektric pertama kali dipraktikkan oleh AT&T. sistem ini memungkinkan adanya hubungan telepon antar-benua.

  • 1927, AT&T memulai proyek layanan telepon lintas-atlantik di London dengan menggunakan dua jalur radio. Namun proyek ini masih jauh dari ideal karena banyak terjadi gangguan dalam radio, memiliki kapasitas yang kecil, dan biaya teleponnya yang mahal. Kemudian proyek ini dipindahkan menjadi lintas-pasifik pada tahun 1964.

  • 1969, Pengguna telepon di Amerika telah mencapai 90%. AT&T menjadi laboratorium sistem telepon paling baik di dunia.



Manfaat Menggunakan Telepon Pada Kehidupan Sehari-hari



    Perkembangan teknologi membawa manusia pada sebuah kemudahan dalam berbagai hal. Salah satunya dalam bidang komunikasi, teknologi menyediakan alat komunikasi berupa telepon. Telepon mengandung kata ‘tele’ yang berarti jarak jauh, jadi telepon ini dapat digunakan secara jarak jauh. Jika dulunya berkomunikasi antar daerah menggunakan surat, kini berkomunikasi dapat dilakukan dengan menggunakan telepon.

    Tidak hanya tulisan, dengan menggunakan telepon komunikasi dapat dilakukan dengan suara. Munculnya telepon sebagai salah satu produk perkembangan teknologi tentunya memiliki manfaat, antara lain :

  • Mempermudah Komunikasi
    Komunikasi yang dilakukan dengan menggunakan telepon akan lebih mudah, karena tidak perlu repot menulis surat dan juga mengirimkannya via pos. Dengan suara langsung, komunikasi dapat disampaikan dengan baik karena mengandung intonasi dan juga nada bicara yang sesuai dengan maksud disampaikannya suatu hal. Jika menggunakan media tulisan, bisa jadi akan terjadi kesalahpahaman penulis dan juga pembaca surat tersebut.
  • Mempercepat Laju Informasi
    Menyampaikan informasi menggunakan surat memerlukan waktu yang cukup lama. Semakin jauh tempat yang dituju akan semakin lama juga informasi tersebut disampaikan. Dengan surat misalnya, perlu waktu beberapa hari agar surat tersebut dibaca kemudian dibalas kembali. Sedangkan dengan menggunakan telepon, dalam hitugan nol koma sekian detik saja, informasi yang ingin disampaikan dapat tersampaikan langsung dan mendapatkan jawaban atau timbal balik secara langsung.
  • Lebih Efektif dan Efisien
    Menggunakan telepon juga akan lebih efektif. Karena, pesan yang disampaikan lebih jelas dibandingkan dengan media tulis. Selain itu, pesan yang disampaikan juga lebih efisien dalam hal waktu dan juga biaya yang digunakan.
  • Membantu Proses Interaksi
    Telepon genggam kini merupakan slaha satu alat yang digunakan manusia untuk berinteraksi satu sama lain, dari interaksi inilah kemudian akan terjalin komunikasi yang intens. Jika anda tilik maka masyarakat modern, era sekarang ini tak ada lagi yang tak memiliki telepon digital. Bahkan hal ini menjadi salah satu kebutuhan pokok di era modern seperti saat ini.
  • Implementasi Penggunaan Teknologi
    Dalam sejarah komunikasi daring, dikatakan bahwa komunikasi digital  bermula dari ilmu pendidikan yang mana dijadikan bahan penelitian. Sekarang komunikasi daring juga bisa digunakan sebagai bahan penelitian. Sehingga sangat berperan dalam ilmu pendidikan, khususnya ilmu teknolgi dan informasi.




Fungsi Telepon


Berikut ini adalah beberapa fungsi dari telepon, antara lain:

  • Komunikasi

    Fungsi handphone yang pertama tentu saja sebagai media komunikasi. Ini menjadi fungsi dasar handphone yang diperlukan bagi setiap penggunanya.

  • Membantu Keadaan Darurat

    Fungsi handphone berikutnya yaitu dapat membantu dalam keadaan darurat. Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan handphone untuk menghubungi nomor-nomor penting seperti ambulance, pemadam kebakaran, atau layanan lainnya saat Anda sedang menghadapi kondisi darurat.

  • Mendekatkan Antar Pribadi
    Seperti yang dikatakan di atas, bahwa fungsi komunikasi dapat membuat orang melakukan kegiatan komunikasi dengan efisien. Sehingga dengan kita menggunakan komunikasi daring, maka dapat dikatakan bahwa komunikasi daring memiliki fungsi sebagai penghemat waktu dalam berkomunikasi terutama dalam komunikasi visual.



Itulah tadi, Penjelasan tentang Sejarah, Manfaat, dan Fungsi dari Telepon. Semoga dapat bermanfaat.





Komentar